Tips Untuk Mencegah Gula Darah Kamu Melonjak

Ditulis & Diverifikasi Secara Medis oleh Dr. Aliya Kassamali, PharmD
Direview oleh Sabiha Ladak, MSc Public Health

Ketika Kamu makan sesuatu dengan jumlah gula yang tinggi, hal itu menyebabkan gula darah Kamu melonjak. Sebagai aturan praktis, Kamu ingin mencegah gula darah Kamu naik terlalu cepat dan kemudian turun – yang dikenal sebagai “lonjakan”. Seiring waktu, lonjakan ini dapat menyebabkan banyak komplikasi di tubuh Kamu dan efek samping yang tidak diinginkan, seperti:

  • Kelelahan
  • Rasa Lapar (bahkan setelah makan!)
  • Meningkatnya risiko diabetes (karena tubuh Kamu tidak dapat menurunkan kadar gula dengan baik)

Penting untuk mencoba dan menghindari lonjakan gula darah sepanjang hari. Berikut adalah beberapa tips:

Beradaptasi dengan beberapa kebiasaan gaya hidup ini akan membuat tubuh Kamu jadi baik dalam jangka panjang! Menghindari lonjakan gula akan menurunkan risiko diabetes dan komplikasi lain yang juga dapat memengaruhi pembuluh darah dan jantung Kamu.



References:

1. Ajala, O., English, P., & Pinkney, J. (2013). Systematic review and meta-analysis of different dietary approaches to the management of type 2 diabetes. The American journal of clinical nutrition97(3), 505–516. https://doi.org/10.3945/ajcn.112.042457
2. Shukla, A. P., Iliescu, R. G., Thomas, C. E., & Aronne, L. J. (2015). Food Order Has a Significant Impact on Postprandial Glucose and Insulin Levels. Diabetes care38(7), e98–e99. https://doi.org/10.2337/dc15-0429
3. Ball, S. D., Keller, K. R., Moyer-Mileur, L. J., Ding, Y. W., Donaldson, D., & Jackson, W. D. (2003). Prolongation of satiety after low versus moderately high glycemic index meals in obese adolescents. Pediatrics111(3), 488–494. https://doi.org/10.1542/peds.111.3.488
4. Schulze, M. B., Liu, S., Rimm, E. B., Manson, J. E., Willett, W. C., & Hu, F. B. (2004). Glycemic index, glycemic load, and dietary fiber intake and incidence of type 2 diabetes in younger and middle-aged women. The American journal of clinical nutrition80(2), 348–356. https://doi.org/10.1093/ajcn/80.2.348
5. Samra, R. A., & Anderson, G. H. (2007). Insoluble cereal fiber reduces appetite and short-term food intake and glycemic response to food consumed 75 min later by healthy men. The American journal of clinical nutrition86(4), 972–979. https://doi.org/10.1093/ajcn/86.4.972
6. Roussel, R., Fezeu, L., Bouby, N., Balkau, B., Lantieri, O., Alhenc-Gelas, F., Marre, M., Bankir, L., & D.E.S.I.R. Study Group (2011). Low water intake and risk for new-onset hyperglycemia. Diabetes care34(12), 2551–2554. https://doi.org/10.2337/dc11-0652
7. Harvard Health. (2021, February 3). The importance of exercise when you have diabetes. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/the-importance-of-exercise-when-you-have-diabetes
8. Borghouts, L. B., & Keizer, H. A. (2000). Exercise and insulin sensitivity: a review. International journal of sports medicine, 21(1), 1–12. https://doi.org/10.1055/s-2000-8847 
9. Suh, S., Jeong, I. K., Kim, M. Y., Kim, Y. S., Shin, S., Kim, S. S., & Kim, J. H. (2011). Effects of resistance training and aerobic exercise on insulin sensitivity in overweight korean adolescents: a controlled randomized trial. Diabetes & metabolism journal, 35(4), 418–426. https://doi.org/10.4093/dmj.2011.35.4.418