Juli adalah Bulan Kesadaran Streptokokus Grup B (GBS) Internasional

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), streptokokus Grup B (GBS) adalah penyebab utama sepsis, pneumonia, dan meningitis pada bayi baru lahir yang dapat berakibat fatal. Sekitar 1 dari 4 wanita hamil terdapat Strep Grup B dan tidak mengetahuinya. Ini adalah bakteri umum yang dapat menyerang orang dewasa dan tidak menunjukkan gejala atau tanda apa pun. Oleh karena itu, kebanyakan orang yang menderita infeksi bakteri ini tidak menyadarinya dan wanita hamil dapat menularkannya kepada anak-anak mereka yang belum lahir saat bayi masih dalam kandungan, selama kelahiran normal atau operasi sesar, melalui saluran kemih atau cairan ketuban atau melalui kontak langsung dengan bakteri yang ada di jalan lahir.

Bulan Juli adalah bulan kesadaran radang tenggorokan Strep Grup B Internasional yang membantu meningkatkan kesadaran kepada wanita hamil sehingga mereka dapat diuji untuk bakteri dan mencegah infeksi sehingga mempengaruhi anak selama kelahiran.

Bakteri yang disebut grup B Streptococcus (grup B strep, GBS) umumnya hidup di saluran pencernaan dan genital manusia. Sebagian besar bakteri tidak berbahaya dan tidak membuat orang merasa sakit atau memiliki gejala apa pun. Kadang-kadang bakteri menyerang tubuh dan menyebabkan infeksi tertentu, yang dikenal sebagai penyakit GBS.

Bakteri GBS dapat menyebabkan banyak jenis infeksi seperti bakteremia (infeksi aliran darah) dan sepsis (respons ekstrem tubuh terhadap infeksi), infeksi tulang dan sendi, meningitis (infeksi pada jaringan yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang), pneumonia (infeksi paru-paru), infeksi kulit dan jaringan lunak. GBS paling sering menyebabkan bakteremia, sepsis, pneumonia, dan meningitis pada bayi baru lahir sedangkan pada orang dewasa sangat jarang GBS menyebabkan meningitis.

Siapa saja yang berisiko terkena GBS?

Penyakit GBS paling umum terjadi pada bayi baru lahir. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko wanita hamil memiliki bayi menderita penyakit GBS adalah tes positif untuk bakteri GBS di akhir kehamilan, mengalami demam selama persalinan, 18 jam atau lebih antara air ketuban pecah dan ketika bayi mereka lahir.

Pada orang dewasa, peningkatan risiko  kasus penyakit GBS terjadi pada orang yang memiliki kondisi medis seperti Diabetes, Penyakit jantung, Gagal jantung kongestif, Kanker atau riwayat kanker dan kegemukan. Risiko penyakit GBS akan meningkat seiring bertambahnya usia. Orang dewasa yang berusia 65 tahun atau lebih berisiko lebih tinggi dibandingkan orang dewasa yang berusia di bawah 65 tahun.

Bagaimana Penyebarannya?

Bakteri GBS umumnya hidup di saluran pencernaan dan genital manusia. Saluran pencernaan adalah bagian dari tubuh yang mencerna makanan termasuk lambung dan usus. Saluran genital adalah bagian dari tubuh yang terlibat dalam reproduksi dan termasuk vagina pada wanita. Bakteri ini tidak menyebar melalui makanan dan air. Umumnya, wanita hamil dapat menularkan bakteri ke bayinya selama persalinan. Orang yang hidup dengan seseorang yang memiliki bakteri GBS, termasuk anak-anak lain, tidak berisiko sakit.

Pencegahan

Cara terbaik untuk mencegah penyakit streptokokus grup B (GBS) menginfeksi bayi pada saat satu minggu sesudah kelahiran adalah menguji infeksi bakteri GBS terhadap wanita hamil, dan memberikan antibiotik selama persalinan, kepada mereka yang berisiko tinggi.  Sampai saat ini, tidak ada vaksin untuk membantu wanita hamil melindungi bayi mereka dari bakteri dan penyakit GBS. Para peneliti sedang berupaya mengembangkan vaksin, yang mungkin tersedia di masa depan.




Sumber:
1. American Health Center
2. CDC