Efek Narkotik pada Tubuh Anda

Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Sedunia pada 26 Juni, mari kita mengenal efek penyalahgunaan narkotika pada tubuh kita. 

Narkotika berasal dari kata Yunani dengan arti “pingsan (stupor)” dan pada saat itu awalnya narkotik dikenal sebagai berbagai zat yang menumpulkan indra dan menghilangkan rasa sakit. Saat ini istilah “narkotika” mengacu pada opium, turunan opium, dan pengganti semi-sintetiknya.

Studi menunjukkan bahwa seluruh tubuh kita akan terkena dampak dari penyalahgunaan narkotika. Hal itu akan mengganggu fungsi kerja tubuh kita secara menyeluruh. Gangguan tersebut dapat terjadi pada sistem syaraf, jantung dan pembuluh darah, kulit, paru-paru, sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, dan insomnia.

Selain itu juga para pengguna akan mengalami gangguan terhadap kesehatan reproduksi, seperti penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual, perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe / tidak haid.

Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkotika maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan dapat mengakibatkan overdosis dan akhirnya kematian.

Studi juga menunjukkan bahwa penggunaan narkotika meningkatkan risiko masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan psikosis.

Narkotika juga telah terbukti mempengaruhi kondisi psikologi seseorang dampaknya seperti membuat orang bekerja secara lambat, lebih ceroboh, sulit konsentrasi, meningkatkan sifat agresif hingga, meningkatkan keinginan untuk bunuh diri.




Sumber:
1. DEA
2. Australian Goverment
3. Rumah Sakit Islam